Takhlukkan perasaan-perasaan negatif itu!



" I have doubts. I have such doubts".

- Sister Aloysius


Hal menarik lainnya yang akan saya bahas hari ini salah satunya adalah  keraguan

apa itu ragu? keraguan?

ragu : keadaan tidak tetap hati (misal dalam mengambil keputusan, menentukan pilihan, dsb); bimbang
 sangsi (kurang percaya)

keraguan : keadaan ragu; kesangsian; kebingungan; kebimbangan


Sekarang, apakah kalian pernah merasakan ragu? keraguan?

secara manusiawi, tentu saja semua orang pernah merasakan ragu dalam kehidupan mereka, ragu adalah hal yang wajar, karena dalam hidup ini, pastinya banyak sekali keputusan dan pilihan yang perlu kita ambil dan kadang memang harus kita ambil dengan segala resiko yang ada,
dan keraguan akan muncul karena banyak sebab, salah satunya karena ketakutan



banyak sekali keputusan-keputusan besar yang harus kita ambil dalam hidup, dan tidak jarang bahwa keputusan tersebut akan menentukan nasib kita tidak hanya di hari esok, namun jauh ke lima atau sepuluh tahun ke depan
dan bisa jadi kita sama sekali tidak tahu apa yang akan terjadi setelah kita menentukan keputusan kita tadi
sehingga keputusan kita terkesan seperti taruhan, dan yang dipertaruhkan adalah masa depan kita sendiri

wah, mempertaruhkan masa depan?
masa depan yang telah kita rancang dari jauh hari, bisa saja akan hancur dalam beberapa menit saja akibat keputusan yang kita ambil adalah keputusan yang salah

timbullah bayang-bayang gelap akan kemungkinan buruk yang akan kita alami jika salah dalam menentukan keputusan, belum lagi cerita dari kanan kiri akan pengalaman mereka yang pahit, yang malah menambah ketakutan kita akan salah ambil keputusan

alhasil, kita dipenuhi rasa ragu di dalam diri kita
sehingga kita sulit untuk menentukan keputusan yang akan kita ambil

lebih dalam lagi kita bahas, mengapa kita takut untuk mengambil keputusan tadi?
dari mana timbulnya rasa takut tersebut?

bisa jadi ketakutan itu timbul dari rasa kurang percaya diri

dan kalau diruntut lagi, mengapa kita tidak percaya diri?

jawabannya simple :

 karena kita belum atau bahkan tidak tahu sama sekali akan apa yang kita hadapi
karena kita belum atau tidak memiliki bekal pengetahuan yang cukup
karena kita merasa bahwa kita payah dan kita tidak akan berhasil
dan akan masih banyak lagi "karena-karena" yang lain yang akan bermunculan, "karena-karena" yang menjadi dasar dari rasa tidak percaya diri kita 
yang membuat kita menjadi takut dan ragu


kejadian buruk atau kegagalan di masa lalu juga bisa menyebabkan kita takut untuk mengulang hal yang sama, dan berujung pada keraguan
walaupun yang gagal bukan kita sendiri, cerita dari orang lain yang telah gagal pun akan menjadi momok bagi kita

namun, akankah kita berhenti dan menyerah pada seluruh emosi dan perasaan negatif itu tadi?

akankah kita stagnant pada level yang itu-itu saja?

apakah kita akan terus berjalan pada level aman saja?

kalau ya, maka kita tidak akan pernah tahu ataupun mengalami keberhasilan yang hebat 
bahkan kita tidak akan mengalami hal-hal yang baru dalam hidup kita

jika kalian tidak pernah melakukan eksplorasi, dan hanya melewati rute-rute yang sama setiap harinya, kalian akan selalu menemui lubang di jalan yang sama, tingkat kemacetan yang sama, mungkin orang yang sama dan situasi yang masih begitu-begitu saja
kalian tidak akan pernah tahu bahwa di ujung jalan yang lain ada restoran yang sangat enak lagi harganya terjangkau yang patut dicoba, kalianpun tidak akan pernah tahu bahwa toko di gang lain harganya lebih ekonomis
atau kalian tidak akan pernah bertemu gadis / perjaka oke di blok sebelah yang sebenarnya akan menjadi jodoh kalian di masa depan!


kalau kalian mau sesuatu yang baru, kalian harus berhenti melakukan hal-hal lama



sekarang, 
kita lihat sedikit ke belakang
apakah kita pernah gagal sedemikian rupa?
mungkin
dan apakah kita takut hal itu terjadi lagi?
bisa jadi
lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi hal tersebut?

belajarlah, 
belajar dari kegagalan

tentu saya juga pernah gagal, sebut saja soal nilai
yang seringkali menjadikan seseorang galau

ya, betul, sewaktu SMA, nilai saya buruk sekali, bahkan saya mendapat angka 5 di ijazah untuk mata pelajaran pokok, yaitu matematika
saya akui sewaktu itu saya sama sekali tidak pernah belajar matematika secara tekun dan saya selalu bergidik jika nama pelajaran itu disebutkan
saya sangat tidak suka matematika, saya benci hal itu
kalau saya bisa menghapuskan satu pelajaran di muka bumi ini, saya akan menghapuskan matematika
itu yang ada dibenak saya sewaktu SMA
dan benar saja, karena ketidak sukaan saya tadi, saya tidak pernah sungguh-sungguh hati untuk belajar matematika
berbagai program les matematika sudah saya ikuti, mulai kelas besar hingga privat
namun tidak ada yang bisa mengubah pandangan buruk dan sinis saya terhadap matematika
sehingga saya tidak pernah mengerjakan latihan soal yang telah diberikan guru saya
saya hanya menyalin dari papan tulis ketika soal itu telah terbahas, yang mana bahasannya pun sama sekali tidak saya mengerti
saya selalu mengatakan "masa bodoh dengan matematika"

dan saya tersadar ketika ujian tiba, saya sangat menyesal, mengapa saya tidak mau mencoba untuk belajar barang sedikit saja, supaya saya bisa mengerjakan soal matematika itu
jujur saja, dari 30 soal yang ada, saya hanya mampu mengerjakan sekitar 14 soal dan itupun saya tidak yakin benar, dan 16 lainnya? jangan ditanya, saya hanya asal tebak dan langsung saya lingkari di lembar jawabannya, karena saya sudah sangat putus asa

ketika hasil ujian diumumkan, nilai itu, nilai 5 di ijazah saya sangat memukul diri saya sendiri
apalagi orang tua yang sudah susah payah menyekolahkan saya dan membayar uang les tambahan yang mahal
rasanya saya ingin menghilang saja

dan setelah itu, saya yang telah mengalami hal pahit karena kesalahan saya sendiri tersadar
di bangku kuliah, saya mendapatkan pelajaran yang sama persis dengan yang saya dapatkan sewaktu SMA, matematika, dengan bab yang sama, dengan rumus yang sama, tiada beda

kali ini, saya tidak mau kalah lagi dengan pelajaran ini, cukup sekali saja seumur hidup

saya mulai membuka pikiran dan hati saya untuk belajar, saya dengarkan semua penjelasan dengan seksama, saya ikuti semua petunjuk dari dosen dalam pengerjaan soal, dan saya betul-betul mengerjakan latihan yang beliau berikan, saya juga mengerjakan tugas-tugas yang ada
dan tahukah kalian?
bahwa sebenarnya matematika bukanlah hal yang perlu ditakuti dan dibenci
matematika sangatlah mudah dan menyenangkan,yang malah membuat saya tertarik dan penasaran ingin mengerjakannya lagi dan lagi

saya mulai tekun untuk belajar dari awal, dan selalu mengerjakan soal-soal yang ada
alhasil, nilai saya A semua untuk pelajaran matematika, seperti kalkulus dan statistika

saya tidak pernah mengira bahwa ternyata saya bisa mengerjakannya dengan mudah
dan saya sedikit berpikir : andai saja sewaktu SMA dulu saya mau mencoba belajar dengan tekun
tapi sudahlah, penyesalan tiada akhir
lebih baik kita menatap kedepan, ke masa depan yang jauh lebih kritis dari yang mungkin kita bayangkan

nah, lalu apa yang saya lakukan setelah bisa menakhlukkan matematika tadi?
setelah saya berhasil mengalahkan ketakutan saya, saya punya misi bahwa saya ingin menolong orang dengan ketakutan yang sama, dengan kebencian yang sama

maka dari itu, saya memutuskan untuk menjadi guru matematika
pastinya ini tidak mudah dan saya terus menerus diliputi rasa takut dan ragu
namun saya harus melawannya
saya beranikan diri untuk melamar di beberapa LBB
dan jangan dikira mudah
TIDAK
di sana, selain wawancara, saya diminta mengerjakan latihan soal dan praktik mengajar matematika
wah, saya sangat takut dan saya sempat ragu akan kemampuan saya, di bangku antrian wawancara, saya sempat ingin melarikan diri

tetapi, kalau saya tidak mencoba, kapan saya tahu hasilnya?
akhirnya saya memberanikan diri saja, saya sudah mantap dan saya ambil resiko jikalau saya tidak lolos

dan...
WOW, saya diterima!



saya mengajar secara privat di beberapa LBB, saya mengajar matematika SD hingga SMA
sejauh ini murid saya sudah puluhan jumlahnya, dan mereka alhamdulillah sudah banyak yang lulus dengan nilai yang bagus dan sudah berhasil menakhlukkan ketakutan mereka akan matematika
selamat untuk kalian semuanya!

kalian tidak akan pernah tahu bahwa kalian ternyata bisa jika kalian tidak mencobanya, tinggalkan keragu-raguan, kegagalan kita di masa lalu bisa kita jadikan pembelajaran sehingga kita tidak melakukan hal-hal yang sama yang akan memicu kegagalan lain di masa yang akan datang, kita bisa melakukan terobosan baru yang siapa tahu akan mengantarkan kita kepada keberhasilan

dan keberhasilan tidak selalu diukur dengan hal yang rigid seperti uang, rumah, atau hal lain seperti keterkenalan,
keberhasilan itu bersifat sangat pribadi
dan salah satunya bisa diukur dari penakhlukan keraguan dan rasa takutmu ;)


nah, itu tadi sekilas cerita pribadi saya akan penakhukkan perasaan-perasaan negatif yang pernah terjadi di kehidupan saya
dan saya dapat melakukannya karena perjuangan, sama sekali bukan hal yang instan
dan perjuangan akan lebih mudah jika diiringi doa dan kalianpun harus konsisten, jangan berjuang yang setengah-setengah, kalau kalian mau hasil yang maksimal, tentunya semua yang dilakukan harus maksimal pula

dan ingatlah, tidak ada perjuangan yang sia-sia, sekalipun perjuangan kita belum membuahkan hasil, jangan berhenti, tetap berinovasi dan tetaplah termotivasi untuk berjuang, you never know how close you actually are!


now, let's conquer it!
takhlukkan perasaan-perasaan negatif itu, cari tahu mengapa kalian merasakan hal itu, telaahlah penyebabnya
setelah kalian tahu, buat strategi untuk menanganinya, jika kalian kesulitan, jangan ragu untuk meminta bantuan, karena sesungguhnya ada banyak sekali orang yang sangat peduli dengan kalian, tetapi karena kalian tidak pernah menceritakan masalah kalian kepada mereka, mereka tidak tahu bagaimana mereka bisa membantu kalian
maka ceritakanlah kepada orang-orang yang kalian percaya dan kalian sayangi, saya yakin mereka akan mau mengerti dan menolong kalian
dan siapa tahu akan ada kisah inspiratif dari mereka yang akan mendorong kita lebih kuat untuk berjuang!


semangat!
semangat juang untuk kalian semua!




Popular Posts