Friday, October 3, 2014

baik? buruk?


halooo,bagaimana harinya?
baik? jangan lupa ucapkan alhamdulillah yaa, berbahagialah secukupnya, jangan berlebihan, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, (misal, kelebihan lemak jenuh bisa menyebabkan kita terkena serangan jantung suatu saat!)
 dan sekali lagi banyak-banyak bersyukur yaaa, kalau bisa, juga berbagi kebahagiaannya dengan sesama sehingga bahagianya bisa lebih barakah dan manfaat ...

buruk? wah... I'm sorry to hear that :0
meskipun hari kalian buruk, tetaplah bersyukur, karena sesungguhnya semua yang terjadi pasti ada hikmahnya, tinggal tergantung bagaimana kitanya saja yang menyikapi
dan jangan patah semangat karenanya yaaa, ingat rumus matematika, probabilitas!
atau kemungkinan, atau peluang, nah, coba kamu ingat ada berapa jumlah manusia di dunia ini?
tidak ingat? tak mengapa, Nia beri tahu, jumlahnya ada sekitar 7 milyar, dan 6 milyarnya sendiri di China *bercanda lho*
tapi yang 7 milyar itu tadi benar
dan..., coba sedikit berpikir secara logis dan matematis, peluang itu adalah 0-1 kan?
0 pasti tidak terjadi, 1 pasti terjadi
nah, di dunia ini, kita sebagai manusia belum ada yang tahu apa sih yang bakal pasti?
(kalau mati, iya kali'... nenek-nenek lagi makan cimol juga tau yang ini)
nah, berarti, kemungkinan-kemungkinan yang ada, berada di ruang >0 dan <1 p="">
lhaaa, dengan populasi yang sebanyak itu, kemungkinan orang yang harinya juga buruk itu buuaaanyaaakkkk buangeettt
so, bukan kalian aja yang harinya buruk, dan bukan kalian aja yang ngerasa depresi, bahkan parahnya bukan satu atau dua orang aja yang pengen bunuh diri setiap harinya...
dan bukannya Nia mau menyiratkan bahwa kalian punya banyak teman yang sama-sama ber-hari buruk, nggak....
tapi gini...
kalau semua orang yang harinya buruk langsung bunuh diri, mungkin bumi ini bisa habis penduduknya dalam waktu kurang dari seminggu, saking banyaknya yang bunuh diri gara-gara harinya buruk...

dan bukan maksud Nia untuk menyepelekan masalah kalian, bukaaann, bukan sama sekali, Nia mah ngerti memang banyak hal yang menyebabkan seseorang berkesimpulan akhir bahwa "harinya buruk"

namun, kita bisa berpikir lain hal (selain bunuh diri karena harinya buruk)
bukan selamanya kalau hari ini buruk, lantas besok juga bakal buruk, tidak!
contohnya, kita pernah kok mengalami penjajahan yang luar biasa kacaunya, ratusan tahun, itu masa yang mungkin jauh lebih buruk dari masa yang kita jalani sekarang
dan orang-orang yang hidup jaman dulu pastinya tidak tenang dan risau galau tiap harinya
tetapi, apakah yang membuat kita akhirnya merdeka?


Perjuangan


perjuangan, iyaa, perjuangan!!!
nah, sekarang, tilik kembali, apa yang membuatmu menyimpulkan bahwa harimu ini buruk?
kegagalan? nasib sial? atau yang lebih konkret lagi, putus dengan pacar? kehilangan uang? 
kena marah bos? ujian dapet jelek? kena tilang?
dijambret?
kecelakaan? :0

apapun itu, ingatlah satu hal yang aku telah ketik di atas tadi....
kalau kalian masih bisa membaca tulisan ini sampai sekarang, berarti nasib kalian sebenarnya masih jauuuuuuuuuuhhhhhh lebih baik dari jutaan bahkan ratusan juta orang lainnya yang tidak punya koneksi internet, bahkan tidak punya instalasi listrik di tempat tinggalnya, atau yang lebih parah lagi, tidak punya mata untuk melihat ini semua.....
kesempatan kalian untuk membaca tulisan ini saja mahal harganya, karena tidak semua orang mendapatkan keistimewaan ini...
maka bersyukurlah...

seburuk apapun hal yang terjadi pada kita, yaaa...kita boleh kok bersedih, menangis, marah, kecewa, atau ekspresi-ekspresi perasaan yang lain semua dicampur jadi satu boleh...
itu manusiawi, kita manusia, dan kita akan melakukan hal-hal yang manusiawi dan sudah kodratnya, jadi tidak perlu menahan itu semua, kalau sampa pada titiknya, tangis itu akan pecah juga, air mata itu akan menetes juga...
amarah itu akan meledak juga...

tetapi, apakah kita akan menyerah begitu saja pada keadaan?
apakah kita akan tinggal diam?
atau kah kalian lebih memilih untuk mengakhiri ini semua?
mengakhiri dengan bagaimana?
lari darinya?

sayangnya, kemanapun kamu lari, kamu akan dikejar oleh kemungkinan-kemungkinan buruk
 (hahha! nah lhooo)
bukannya aku menakut-nakuti, tetapi semua juga tahu, yin and yang, sepasang, hal baik itu pasangannya dengan hal buruk
di mana ada kebaikan di situ ada keburukan juga
nah, karena kitapun tidak dapat 100%ly menghindar, yasudah, tak apa, asal kita tidak menyerah untuk meminimalisir kejadian buruk untuk terjadi bukan?
(karena mana ada sih di dunia ini yang tidak pernah melakukan hal buruk sama sekali seumur hidupnyaa.... yang tidak pernah salah?
manusia itu tempatnya salah T__T )


lanjut ke ilustrasi minimalisasi kemungkinan hal buruk untuk terjadi : misalnya, kamu tahu kalau merokok di pom bensin itu dilarang, apalagi merokok sambil isi bensin, itu sangat tidak boleh, karena akan menyebabkan ledakan kalau sampai butiran bara apinya terkena bensin, wuuuuzzzzzz, BLAARRR BLAAARRR BLAAARRRR!!!!! BOOOOOOOMMMMM!!!!
nah, ini fakta, dan kita tahu itu tidak boleh, dan....kalau masih saja dilakukan...., salah siapa?
kalau sudah berakibat ledakan, yang rugi siapa?

sudah tahu kan?
pastinya diri sendiri
dan parahnya orang lain juga ikut terimbas...

itu contoh yang sangat sederhana sekali...
gak mau dong merugi terus-terusan? apalagi merugikan orang lain..., dosa cyinnn
jadi...
yang intinya, di sini Nia berbicara sebagai umat muslim yaa, yang mana kita sudah memiliki panduan yang jelas untuk kehidupan kita, yaitu Qur'an itself dan banyak juga di luar sana, ustad dan ustadzah yang kompeten dan terpercaya yang bisa kita mintai tolong untuk mengaji makna yang terkandung di dalamnya, kitapun juga telah di bimbing oleh guru agama kita masing-masing bukan?
di agama lainpun ada kitab masing-masing dan ahli kitab masing-masing yang pastinya juga menuntun menuju kebaikan
bahkan di negara kita masing-masing, ada aturannya
di kelas ada aturannya
di tempat kerja, ada aturannya
di keluargapun juga ada aturannya 
aturan-aturan tadi dibuat pastinya untuk kenyamanan dan ketertiban dan kebaikan kita semua


nah, menyambung ke hari yang buruk tadi, tetap saja, ukuran baik ataupun buruk itu tergantung cara pandang kita masing-masing, semakin positif kita memandang, maka dunia ini rasanya akan semakin sangat indah dan sangat baik, karena kita dapat memahami bahwa sekalipun hal buruk terjadi pada kita, sesungguhnya itu merupakan ujian dari-Nya, yang mana, seperti yang kita ketahui selama ini, ujian diadakan untuk menguji tingkat kemampuan seseorang, tingkat kematangan seseorang, dan hasilnya akan membuktikan apakah orang tersebut layak naik ke level selanjutnya
sama halnya ujian dari Allah S.W.T.

tinggal bagaimana kita-nya saja, maukah mempersiapkan diri untuk menempuh ujian apapun di depannya?

jika iya, maka mulailah dari sekarang kerjakan apa yang diperintahkan-Nya
dan jauhi apa yang dilarang-Nya

wow, 2 ajian pamungkas yang singkat, padat dan jelas, tapi...
suuusahnya bukan main dilakukan
ya nggaakkk???
hayooo ngakuuuu???


dan perlu saya tegaskan lagi, susah dan tidaknya itu juga tergantung dari diri kita sendiri, apakah kita benar-benar mau menjalankannya sepenuh hati, pikiran dan raga?
jikalau Ya,
maka lakukanlah dengan tulus dan sepenuh-penuhnya, niscaya tidak ada niat baik apapun yang sia-sia di dunia ini :)



(dari paulo nih)

yang initinya : tidak ada suatu apapu di dunia ini yang sia-sia, termasuk daun yang gugur dari pohonnya, setiap helai rambutmupun punya arti, dan bahkan tidak ada satupun serangga mati sia-sia, semua punya tujuannya masing-masing
dan yaa... mungkin tidak semua tujuan kita tahu, yang jelas satu hal yang kita perlu tahu, semuanya bertujuan positf


dan ada juga kutipan hadis dari blog-blog tetangga :
(link pengambilan Nia sertakan juga)





sehingga, kita semua janganlah berputus asa, tetap positif thinking dan berjuang sebaik-baiknya, niscaya semua usaha dan doa yang kita ucapkan dkabulkan oleh Allah S.W.T
amiinnn!!!

semangaatt yaaa semuanyaaa ;)


ini nih ada 1 lagi gambaran yang keren dan ispiratif juga!
dari Dr Seuss





nah, setelah ini, semua ada di tangan kalian, mau di "steer"
ke arah manakah hidup kalian?

\(^0^)/

Wednesday, October 1, 2014

Ini yang HARUS dilakukan!!!


sudah..., sudahhhh, SUDAHHHHH
sudah stop melakukan hal-hal yang lama, sekarang sudah 1 Oktober 2014, bulan baru, saatnya meneguhkan diri, bersiap menatap masa depan, hari-hari yang cerah bagai sinar mentari di pagi hariiiii ayooo menariiiii menyongsong tantangan sehari-harii !!!

sudah lama sebenarnya keinginan ini terbendung, terkungkung, tertimbun, terbengkalai, bahkan terlupakan
yaitu keinginan untuk menjadi insan yang bold, yang mampu mengubah hal yang terkecil yang dimulai dari drinya sendiri

hal-hal yang terjadi selayaknya dijadikan pembelajaran bagi diri supaya bisa tetap berseri-seri bukan?

tapi apa daya manusia, seperti aku, lemah, dan sering kali terjebak dalam kekelaman yang sebenarnya bukan dari luar, tapi dari dalam diri sendiri, dan ini seharusnya bisa dikurangi, sehingga kita bisa manjadi insan yang sangat positif dan selalu penuh semangat untuk kedepannya!

mungkin kita sering naik turun emosinya, naik turun moodnya, naik turun performansi kehidupannya, oh tak mengapa, 9gag berkata :


(kalau tidak ada naik maupun turun dikehidupanmu, berarti kamu sudah mati :P )

nah, iya, memang perlu yang namanya dinamika kehidupan, ada naik dan turunnya, tetapi alangkah baiknya ketika kita sedang dibawah, kita belajar sebanyak mungkin supaya kita tidak berada di bawah dengan level yang sama, sekalipun suatu hari kita berada di level bawah yang sama, kita tidak boleh putus asa, kita tengok kembali apa yang telah kita lakukan sehingga kita mendapati level yang sama lagi? atau bahkan lebih buruk?
kita runtut semuanya satu persatu, renungkan, perlahan dan santai, niscaya akan kita temukan pokok permasalahannya, contohnya, sewaktu mengerjakan tugas akhir, itu adalah saat-saat di mana seharusnya Nia memberikan perhatian lebih pada tugas akhir itu sendiri, tetapi karena satu dan lain hal, perhatian Nia terpecah, sehingga Nia sempat vacuum 4 bulan dari 6 bulan waktu yang ada dan akhirnya harus mengerjakannya 2 minggu terakhir sebelum batas waktu yang ada, jangan ditanya bagaimana caranya, tentu saja ngebut dan full of stress dan mungkin kalau Nia mengidap bipolar, Nia sudah bunuh diri, tetapi alhamdulillah Allah pun berkehendak lain, dan untung saja ada teman yang mau membantu Nia dan Nia juga sudah bertekad supaya bisa lulus tahun itu juga, supaya tidak ada rentetan penundaa-penundaan lain yang berujung pada hal-hal yang tidak diinginkan oleh Nia dan semua orang lainnya

tentunya SANGAT tidak direkomendasikan mengerjakan tugas akhir yang tehnikal hanya dalam 2 minggu saja, TIDAK!
hasilnya tidak akan semaksimal yang dikerjakan dengan tekun dan penuh dedikasi....

Nia hanya ingin berbagi bahwa, bukannya mau mendoakan atau memastikan juga sih, tapi di hidup ini tentunya suatu hari kemungkinan kita akan mengalami atau menghadapi hal-hal yang sulit, bisa jadi hal tersebut adalah akibat dari kesalahan kita sendiri ataupun memang kita sedang diuji dengan hal tersebut, dan satu hal yang kita semua harus tau, selama ada usaha keras, tidak ada hal yang tidak bisa kita lakukan selama Allah mengehendaki, nah, bagaimana bisa kita tebak kapankah Allah kan menghendaki apa yang kita perjuangkan?
salah satu sahabat Nia yang Nia panggil Dad pernah bercerita demikian :

tentunya kita semua tidak tahu apa yang direncanakan oleh Allah S.W.T
namun sebagai muslim yang baik kita harus selalu berbaik sangka kepada-Nya
dan kita wajib berusaha dengan semaksimal mungkin, sehingga Allah S.W.T would grant us with what we wish or even if he didn't itu pastinya bukanlah hal buruk, 
ketika kita tidak mendapatkan apa yang kita harapkan, sesungguhnya Allah S.W.T telah merencanakan sesuatu hal lain yang lebih baik, bahkan yang jaaauh lebih baik,
lagi pula, siapa lagi yang mengerti benar akan apa yang terbaik bagi hamba-Nya selain penciptanya?


segera setelah mendengar apa yang dikatakan Dad, Nia sadar dan percaya bahwa semua yang terjadi pastinya untuk suatu tujuan yang baik dan untuk mewujudkan tujuan baik itu pula Nia juga harus berjuang di jalan yang benar, sehingga nantinya hidup ini akan penuh dengan keindahan terutama di surga nanti, amiinn

nah sekarang Nia mau menengok ke belakang sedikit, bukan untuk bersedih-sedih yang jelas, namun mereview kembali akan apa yang bisa diteruskan bahkan diimprove dan mana yang harus jelas-jelas ditinggalkan

pertama kepada hal yang paling menjadi fokus Nia baru-baru ini, yatu target kantor, yang mana target ini menjadi 2 kali lipat dari biasanya, padahal 1 bulan terakhir, target sudah menjadi 2 kali lipat, jadi dalam 2 bulan terakhir ini, target telah melonjak menjadi 4 kali lipat
pastinya banyak hal yang dijadikan pertimbangan akan target tersebut, dan Nia tahu bahwa hal itu memang baik adanya
sarana dan fasilitaspun telah ditingkatkan, sekarang perbaikan akan lebih difokuskan pada pribadi masing-masing, pada diri kita

sejauh ini, Nia banyak prejudice pada pelanggan, yang membuat Nia kurang melayani pelanggan dengan sepenuh hati, padahal kalau kita tidak gali informasi secara sungguh-sungguh, mana kita tahu apa yang sebenarnya diinginkan, diperlukan dan diharapkan oleh pelanggan
dan kita tidak akan pernah tahu bagaimana cara improve diri kita bahkan produk kita
nah, dari sana, Nia sudah perbaiki secara perlahan, karena yang penting, sekecil apapun perubahan yang kita lakukan will really matter jikalau kita melakukannya secara konsisten
nah, apa khususnya yang Nia ubah?
jadi, kalau berbicara dengan customer, berapapun ARPU mereka, apapun perangkat yang mereka pakai, Nia selalu melayaninya sepenuh hati dan seadil mungkin, sehingga Nia bisa memetakan pelanggan dengan baik dan memberikan layanan informasi, produk dan offering yang tepat sasaran, dan satu lagi, supaya pelanggan merasa diperhatikan dan dihargai, supaya mereka betah menggunakan produk vendor Nia 
itulah langkah konkret yang Nia kerjakan selama ini dan akan terus Nia improve seiring dengan berjalannya waktu, Nia akan terus update informasi baik dari TL atau rekan-rekan sekantor juga customer pastinya!


selanjutnya, yang kedua, berbicara tentang konsistensi, Nia super parah dalam hal ini, seabrek plan yang ada, sirna semua tak ada yang tercapai goal nya, karena satu hal, tidak konsisten
contohnya belajar bahasa asing, sebenarnya Nia sudah beli banyak buku bahasa asing yang ingin Nia kuasai, juga sudah lihat tempat kursus sana-sini, tapi karena satu dan lain hal lagi, dan kebanyakan karena distractions yang ada, atau yang mengada-ada, plan ini sepertinya mendekati angka nol untuk terealisasi :|
tapi setelah ini, setelah urusan kantor sudah fix, maksimal 2 bulan kemudian Nia akan buktikan bahwa Nia konsisten belajar, akan Nia update bahan yang sudah dipelajari, kalau perlu dengan videonya (sekalian narsis hahaha) *bercanda lho*

selain itu, soal ibadah, tepatnya mengaji, Nia sudah iqra 3 menuju iqra 4, nah, ini ... ada satu hal lagi yang menghambat proses belajar Nia, yaitu karena kalau di rumah, kurang bahkan sering kali tidak mengulang lagi apa yang diajarkan ustadzah, sehingga bolak-balik kalau membaca huruf hija'iyah nya tertukar atau lupa itu huruf apa, ini bukan karena tidak ada waktu atau alasan yang lain, melainkan malas, ini juga adalah musuh terbesar Nia yang harus ditakhlukkan, pasalnya, kalau Nia selalu larut di dalamnya, maka semua akan tertunda, dan terbengkalai
tentunya tidak ada satupun yang mau itu terjadi, penundaan itu kunci suksesnya sebuah kegagalan (nah lhooo)
jadi, untuk menanggulangi hal itu, Nia bawa buku iqra di tas, nanti sewaktu istirahat, Nia tengok barang 5 atau 10 menit, untuk ingat-ingat itu huruf apa dan bagaimana perubahannya kalau di depan, tengah dan belakang
di rumah, nanti Nia ulang lagi terutama kalau besoknya mengaji (walaupun jarang sih, tapi Nia usahakan)
targetnya, tahun depan sudah lancar semua bacaan dan taj'widnya aminnnn *doakan yaa*



lanjut ke yang ketiga!
pergaulan, iya, pergaulan, nampaknya Nia kurang bergaul dengan teman-teman Nia, bukannya tidak mau atau anti sosial, bukan sama sekaliiii, ini karena Nia sering ada kegiatan sampai malam, jadi Nia kurang bersosialisasi (rasanya sih demikian)
nah untuk menanggulangi hal ini, akan disusahakan untuk pengkerucutan kegiatan yang sangat penting saja, lalu nanti akhirnya yang lain bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sosialisasi
supaya kehidupan ini menjadi leebihh berwarnaaa!


ke empat!
(dan sebenarnya kalau dilist satu-satu bakal bisa jadi ensiklopedia online macam wikipedia :| )
Trust
iya, itu susahnyaa minta ampun, pasti nanti akhir-akhirnya akan doubt
baik ke orang lain maupun yang lebih gentingnya adalah ke diri sendiri 
caranya untuk mengatasi, sementara ini Nia coba percaya pada diri sendiri dan konsisten untuk percaya dan melakukan hal-hal yang Nia janjikan kepada diri sendiri supaya Nia bisa percaya bahwa Nia bisa percaya *aaahh maaf swirl*



nah, sementara itu yang harus Nia fokusss banget di dalamnya, yang selanjutnya akan Nia post lagi tentang perkembangan dan bagaimana pemikiran-pemikiran Nia yang lainnya, bukan maksud mau menggurui atau pamer atau apapun yaa, blogpost ini Nia buat untuk memotivasi diri sendiri sekalian curhat dan barangkali bisa bermanfaat juga buat yang lain, amiinn :)

dan sedikit menyinggung perkataan Andy Dufresne lewat film terbaik sepanjang masa versi IMDB-nya : The Shawsank Redemption

(harapan adalah hal yang baik, bahkan mungkin adalah hal yang paling baik diantara hal-hal baik lainnya, dan tak ada hal baik yang akan pernah mati)

maka, peliharalah harapan kita semua, sekecil apapun itu dan ayo sama-sama berusaha to make it come true!
just like Andy did !!!

semangaatt semuanyaaaaa !!!!








Search This please....